SuaraBanyuurip.com – Didik Jatmiko
Bojonegoro – Pemasaran (marketing) memegang peranan penting dalam keberhasilan pengembangan sebuah usaha. Untuk mendukungnya diperlukan sebuah jaringan informasi guna mempromosikan sebuah produk atau potensi.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bojonegoro, Jawa Timur, Mintorowati saat menjadi narasumber dalam diskusi Koordinator Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) binaan Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B) di Balai Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Rabu (26/8/2015).
Dia menjelaskan, untuk mempromosikan sebuah produk usaha atau kerajinan dapat dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari memanfaatkan relasi hingga teknologi informatika (IT) seperti media sosial atau website.
“Promosi akan lebih tepat dan mengena kalau kita memiliki network atau jaringan yang luas,†tegas Mimin- sapaan akrab Monorowati.
Menurut dia, dengan adanya Koordinator JIM di sejumlah desa dari bebarapa kecamatan ini merupakan upaya bagus untuk membangun sebuah jaringan promosi. Sebab, kata Mimin, JIM ini dapat menjembatani para pengusaha yang ada di masing-masing desa dalam mencarikan pangsa pasar atau mempromosikan produk yang dihasilkan.
“Sebuah usaha tanpa memiliki pangsa pasar tidak akan jalan dan berkembang. Untuk bisa diterima pasar diperlukan promosi. Jadi marketing ini sangat penting,†tandas wanita pemilik butik “My Felt Handicraft†ini.
Senada disampaikan nara sumber lainnya, Sudjatmiko, dari Wartawan Tempo. Dia mengungkapkan, sekarang ini untuk mempromosikan sebuah produk usaha banyak dilakukan secara online dengan memanfaatkan sarana IT. Baik melalui media sosial atau website.
“Kalau semua desa memiliki website dan bisa dikelola dengan baik, tentu ini akan menjadi sarana yang bagus untuk mempromosikan potensi yang ada di masing-masing desa. Sehingga bisa dikenal masyarakat luas karena mudah diakses,†sambung dia.
Pembentukan Koordinator JIM ini merupakan tindaklanjut dari program papan informasi yang dilaksanakan Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dengan pendampingan LIMA 2B. Koordinator JIM ini berasal dari Desa Sudu dan Brabowan, Kecamatan Gayam, Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Desa Dander, Kecamatan Dander, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu, Â Desa Sukoharjo, Kecamatan Bojonegoro, dan Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Tujuan dibentuknya Koordinator JIM ini untuk membantu mempromosikan potensi yang ada di masing-masing desa guna meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis komunikasi. Sebab, selain menggunakan sarana papan informasi yang sudah terpasang di setiap desa di sekitar pemboran dan jalur pipa minyak Banyuurip, LIMA 2B juga sedang membuatkan website bagi Koordinator JIM untuk mempromosikan potensi atau menyampaikan informasi dengan alamat www.jimsekbojonegoro.blogspot.com. Â Â Â Â
“Nantinya website ini akan kita serahkan kepada JIM untuk mengelolaanya agar bisa dimanfaatkan mempromosikan potensi dan menyampaikan informasi,â€Â sambung Ketua LIMA 2B, Mugito Citrapati.
“Kita harapkan dengan kehadiran dua narasumber ini bisa menambah wawasan Koordinator JIM tentang strategi dan cara mempromosikan potensi yang ada di masing-masing desa,” lanjut Mugito.(dik)