SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Pengguna sosial media (sosmed) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menilai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah setempat hanya sebatas “dagelanâ€. Banyak netizen menilai, jika Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 yang berangkat dari jalur perorangan, merupakan calon yang sengaja dipersiapkan oleh calon nomor urut 1, yang tak lain adalah incumbent.
Mereka menilai, salah satu paslon sekedar calon bayangan, serta tidak serius menjadi pemimpin di Tuban. Â
Bahkan foto ketika dua Paslon mengambil nomor urut di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jalan Pramuka, pada Selasa (26/08/2015) lalu, dijadikan meme (gambar sindiran). Keberadaan badut, yang dibuat mascot KPU Tuban kemarin, justru dianggap sebagai kondisi Pilkada saat ini.
Di meme tersebut, terdapat tulisan di atas foto badut“…dut badut jaman sekarangâ€. Kemudian muncul juga tulisan di atas paslon nomor urut 2, yang meminta untuk mencoblos lawan politiknya “Ojo lali coblos nomer 1â€.
Meme tersebut tampaknya langsung mengundang beberapa komentar dari netizen lain.
“Drama dagelan,†komentar pemilik akun facebook Saryo Beraksi, Rabu (26/08/2015).
Di postingan yang lain, banyak juga netizen mengungkapkan hal yang sama. Seperti yang diungkapkan pemilik akun Kang Sahli.
“Di sebelah kiri kok ada badot, maksudnya apa bos?â€
“Berarti KPU wes sepakat ini Pilkada dagelan,†sambung pemilik akun Pk Wocip OK.
Sementara itu, sejak awal mendaftar pada Senin (15/6/2015) lalu, paslon dari jalur perorangan atau independen, Zakki Mahbub dan Dwi Susanti Budiarti (ZADIT), menolak anggapan kalau dirinya merupakan calon boneka yang sengaja disiapkan incumben.
“Bukan, saya bukan calon bayangan. Saya juga tidak rela apabila dikatakan hanya sebagai penggembira,†kata Zakki Mahbub ketika mendaftar di KPU pada Senin (15/6/2015) lalu.
Saat itu, Zakki Mahbub, yang mendaftarkan diri didetik terakhir pendaftaran mengatakan, kalau dirinya maju dan mencalonkan diri karena sudah tidak ada lagi orang yang mendaftar diri di KPU.
“Karena tidak ada lagi yang mau mencalonkan diri, disamping siapapun yang menjadi Bupati menginginkan agar Tuban lebih baik lagi,†kata Zakki saat itu.
 “Saya adalah pendidik dan menginginkan Tuban lebih baik lagi dari segala hal,†terang Zakki, yang juga seorang Kepala Sekolah di Kecamatan Bancar ini menjelaskan.(edp)