Proyeksikan DBH Migas 2016 Rp1,4 Triliun

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa -Timur, memproyeksikan APBD tahun 2016 sebesar Rp 3,6 Triliun.  Jumlah ini disepakati bersama tim anggaran Pemkab setempat pada rapat pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA)-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada Rabu (26/8/2015) malam.

Ketua Komisi B Sigit Kusharianto, mengungkapkan,  dari jumlah Rp3,6 Triliun itu, diestimasikan penerimaan DBH Migas tahun 2016 sebesar Rp1,4 Triliun, dan DBH Migas Pendidikan sebesar Rp42 Miliar.

“Kami pastikan tidak ada proyek yang gagal bayar, meskipun ada lebih salur DBH Migas sebesar Rp153,48 Miliar,” tegasnya.

Sigit menyatakan, pihaknya akan segera menemui Dirjen Perimbangan supaya lebih salur DBH Migas bisa dibayarkan pada akhir tahun 2016 mendatang. Hal ini dilakukan agar Pemkab Bojonegoro bisa menggunakan anggaran dengan maksimal.

“Kami akan memaksimalkan DBH migas tahun 2016 untuk program prioritas terlebih dahulu,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, program prioritas yang harus dilaksanakan oleh Pemkab pada APBD tahun 2016 mendatang antara lain pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan program-program dari pusat dalam rangka ketahanan pangan.

Baca Juga :   Perusahaan Itali Temukan Cadangan Gas 5 Tcf di Blok Ganal

“Kami minta Pemkab untuk memaksimalkan DBH Migas pendidikan bagi peningkatan kualitas pendidikan di Bojonegoro. Karena selama ini alokasi DBH Migas pendidikan kurang maksimal,” pungkasnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *