Transaksi Emas di Tuban Sepi

SuaraBanyuurip.com - ‪Edy Purnomo

Tuban –  Transaksi atau jual beli emas di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sepi sejak menguatnya musim kemarau ditambah lagi dengan melemahnya nilai tukar rupiah menjadi 14 ribu rupiah per dolar.

Pantauan Suarabanyuurip.com, Sabtu (29/08/2015), deretan toko emas yang ada di Jalan Gajah Mada, Tuban, sepi dan hanya sedikit aktivitas jual beli. Hanya tampak beberapa penjaga toko emas yang asyik bersenda gurau sembari menunggu pembeli.

Salah satu pelayann toko emas, Emi (25), mengatakan, harga emas sudah mulai naik sejak satu minggu terakhir. Kenaikan mencapai 9 ribu rupiah per-gram.

“Harga sudah naik sejak satu minggu terakhir,” kata Emi, penjaga Toko Emas di Jalan Gajah Mada, Tuban kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (29/8/2015).

Harga emas 24 karat, saat ini sudah mencapai 515 ribu rupah per gram. Sementara harga sebelumnya adalah 506 ribu rupiah per-gram. Untuk emas dengan kadar 70 persen sekarang mencapai harga 410 ribu rupiah per-gram dari harga sebelumnya, yaitu 390 ribu rupiah per-gram. Kemudian emas 40 persen, naik menjadi 240 ribu rupiah per gram dari harga awal 230 ribu rupiah per gram.

Baca Juga :   Bojonegoro Buka 2.844 Formasi PPPK

Sementara emas dengan kadar dibawah 40 persen, tampaknya masih belum ada perubahan harga. Dia mengambil contoh, emas dengan kadar hanya 30 persen sekarang harganya masih sekitar 170 ribuan rupiah.

Sepinya transaksi emas, selain karena harga dolar melejit, juga dikarenakan kebiasaan masyarakat Tuban yang melakukan investisai berdasarkan musim. Maksunya banyak warga Tuban yang menjual emas ketika akan mulai masa tanam, ataupun membeli emas dengan jumlah cukup besar ketika masa panen.

“Kalau sekarang musim kemarau, jadi transaksinya sepi. Selain harga mahal juga dikarenakan itu (musim),” terang Emi. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *