Mbah Waridin CJH Tertua Lamongan

SuaraBanyuurip.comTotok Lamongan

Lamongan -Dari 1.413 Calon Jamaah Haji (CJH) Lamongan, Jawa Timur, yang diberangkatkan dari Pendapa Lokatantra, Rabu (2/9/2015), sosok lelaki bertubuh kurus menjadi pusat perhatian. PJ Bupati setempat, Wahyudi, terlihat lebih banyak mengajak bicara lelaki tersebut. 

CJH tersebut adalah Waridin bin Kamis. Saat ini, kakek asal Desa Moro,Kecamatan Sekaran, itu berusia 87 tahun. Dengan usianya itu, Waridin merupakan CJH tertua di Lamongan tahun ini.

Namun demikian, diusianya yang senja, Waridin masih tampak sehat dan bugar. Hal itu terlihat ketika Pj.Bupati Lamongan, Wahid Wahyudi mengajaknya bercengkrama, Waridin menjawab dengan jelas dan tegas.

Waridin menuturkan sudah melakukan persiapan jasmani maupun rohani menjelang keberangkatannya dalam ibadah haji ini. “Saya banyak minum air putih dan keliling desa setiap hari,” kata Waridin saat menjawab pertanyaan Pj Bupati Lamongan, Wahyudi, di Pendapa Lokatantra saat pemberangkatan CHJ.

Pensiunan sipil Angkatan Darat tersebut  itu mengaku bersyukur di usia yang tua masih diberikan kesehatan oleh Allah sehingga bisa menjalankan ibadah haji. “Semoga selama di tanah suci saya tetap selalu sehat sehingga dapat menjalankan semua rukun haji,” harap Waridin.

Baca Juga :   Warga Teriak Histeris, Rawa Kesongo Kembali Semburkan Lumpur

Sementara Calon Jamaah Haji (CJH) termuda tahun ini disandang Daris Nafiah Rafiqoh bin Achmad Rofik yang berusia 20 tahun asal dari KBIH Darus Mustaghitsin.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Lamongan, Wahid Wahyudi berpesan kepada seluruh CJH agar menjaga kesehatannya. Karena haji juga adalah ibadah fisik. Dia juga berharap CJH Lamongan bisa menjaga nama baik bangsa Indonesia.

“Saya juga titip doa agar pemilukada Lamongan pada tanggal 9 Desember mendatang dapat berjalan dengan lancar. Selamat menjalankan ibadah haji semoga lancar, sehat, selamat sampai tanah air dan menjadi haji yang mabrur,” pesan dia.

Untuk diketahui, CJH Lamongan tahun ini sebanyak 1.413 orang. Jumlah ini meningkat disbanding tahun lalu sebanyak 1.293 orang. Dari jumlah CJH tersebut, 84 di antaranya masuk kloter 28 dan telah berangkat pada Selasa, 1 September melalui KBIH Masjid Al-Azhar. Sedangkan sisanya, sebanyak 1.329 CJH yang masuk kloter 29, 30 dan 31 baru berangkat Rabu (2/9/2015).(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Pernikahan Dini di Bojonegoro Tinggi, Hingga Juli 218 Anak Ajukan Diska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *