SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Memasuki masa pemulihan kinerja paska insiden amuk massa di area kerja proyek engineering, procurement, and constructions (EPC)-1 Banyuurip beberapa waktu lalu, konsorsium PT. Tripatra Engineers and Constructors – Samsung masih belum bisa memastikan stabilitas kondisi pengerjaan proyek di EPC-1 di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Â Jawa-Timur.
“Sampai saat ini kami masih terus melakukan koordinasi ke pihak – pihak terkait,” kata Communication Specialist konsorsium PT.Tripatra – Samsung Muh Fajar Sodiq kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (2/9/2015).
Disinggung mengenai kesiapan jumlah tenaga kerja dari subkon di EPC-1, dan adanya interview ulang tenaga kerja di sub kon oleh PT.Tripatra – Samsung. Dia enggan menjawab. Kendati, lebih menyarankan agar langsung menanyakanya langsung kepada setiap sub kon yang bersangkutan.
“Bisa ditanyakan langsung ke sub kon yang bersangkutan,” saranya.
Sebelumnya Field Service Manager Tripatra & Constructors, Aryo Damar pada pertengahan bulan agustus lalu menyampaikan PT.Tripatra sedang melakukan refreshment atau interview dan inductions.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan karyawan yang ingin bekerja kembali dan memastikan juga bahwa karyawan yang kembali bekerja mempunyai kompetensi sesuai kebutuhan. Proses ini dilakukan juga agar karyawan dapat bekerja dengan aman dan nyaman mengingat sudah ada bagian yang beroperasi dan bagian yang sedang dalam testing.
“Proses tersebut masih berjalan disesuiakan denngan kebutuhan. Jumlah pekerja yang melalui proses tersebut disesuaikan dengan kebutuhan sisa pekerjaan yang dilakukan secara bertahap,” paparnya dihubungi Suarabanyuurip.com secara terpisah. (Roz)