SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) bersikap kooperatif.
“Kalau kemarin tidak datang pada rapat konten lokal masih bisa dimaafkan. Tapi selanjutnya harus datang,” tegas Kepala Dinas ESDM, Agus Suprianto kepada suarabanyuurip.com saat ditemui di kantornya, Jumat (5/9/2015).
Semua kontraktor kontrak kerjasama (K3S) yang beroperasi di Bojonegoro wajib mengikuti rapat konten lokal. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011 tentang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah dalam Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi migas atau biasa disebut Perda Konten Lokal.
Apalagi sekarang ini JOB P-PEJ tengah mempercepat pengembangan Sukowati Pad C dan D. Sehingga perlu koordinasi lanjutan dengan Tim Konten Lokal untuk persipan pelaksanaan proyek.
“Kami butuh laporan, sampai mana progress rencana pengembangan Pad C dan D,” tegas Agus.
Dari kabar yang diterima, JOB P-PEJ sedang merencanakan pembebasan lahan di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk untuk pengembangan Pad C.
“Katanya kok ada kendala terkait pelaksanaan pembebasan ini antara operator dengan warga,” ujarnya.
Namun untuk memastikan itu harus mempertemukan pihak Muspika Trucuk dengan JOB P-PEJ. Sehingga jika terjadi kendala di lapangan bisa diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik sosial.
“JOB P-PEJ harus memaparkan detail rencana pengembangan Pad C ini,” tandas Agus.
Sementara itu, Field Manager JOB P-PEJ, Junizar, saat dikonfirmasi terkait ketikdakhadirannya pada rapat konten lokal Kamis (04/09/2015) kemarin, menyampaikan jika pada waktu yang bersamaan menghadiri rapat di luar kota.
“Mungkin kelewat,” jawabnya singkat melalui pesan pendek.(rien)