Kemarau Jadi Biangkerok Anggarkan Dana Besar

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Musim kemarau menjadi salah satu biangkerok terjadinya kekurangan air bersih di wilayah Kabupaten Tuban. Bencana alam ini tampaknya menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa-Timur.

Informasi yang dihimpun Suarabanyuurip.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban sebelumnya sudah menyiapkan anggaran senilai 75 juta rupiah khusus untuk dropping air bersih, dan terbantu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Selain itu, dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang dilakukan Pemkab Tuban anggaran dropping air bersih kembali disiapkan dana 100 juta rupiah, dan terakhir masih ada rencana mendapatkan bantuan dari Provinsi sekira 300 juta rupiah.

“Pemerintah menganggarkan dana cukup besar, misalkan kekeringan sampai Desember pun kami kira masih akan cukup untuk melakukan dropping bagi warga yang kekurangan air bersih,” kata Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiyono, Sabtu (05/9/2015).

Saat ini, ada kurang lebih 21.455 Kepala Keluarga (KK), dan 73.654 jiwa yang membutuhkan bantuan air bersih. Tersebar di 50 desa yang ada di 8 Kecamatan di Kabupaten Tuban.

Baca Juga :   Tuding PT Swabina Abaikan Instruksi Pemda

Joko menjelaskan, per kecamatan membutuhkan rata-rata 40 tangki air bersih untuk satu kali pengiriman. Pengiriman dilakukan setiap dua hari sekali. Bahkan ada satu, yaitu Kecamatan Parengan, yang membutuhkan sampai 440 tanki air bersih.

“Kecamatan Parengan ini cakupan wilayah kekeringan terluas, mencapai 11 desa,” jelas Joko.

Penanganan kekeringan ini, akan dikordinasikan juga dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), juga akan dilakukan dengan pihak swasta. Termasuk sejumlah perusahaan yang mempunyai wilayah kekeringan untuk bisa membantu menangani masalah kekurangan air bersih.

Prediksi dari BPBD sendiri, musim kemarau di Tuban akan berlangsung sampai bulan November 2015 mendatang. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *