SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Sebagian pemuda di sekitar proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (J-TB) dinilai lebih meminati sektor entrepreuner. Para pemuda ingin agar keberadaan proyek J-TB yang di operatori Pertamina EP Cepu (PEPC) dapat membantu. Seperti yang terjadi di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Mereka meminta agar Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem dapat memfasilitasi permintaanya kepada PEPC untuk diberikan permodalan berwirausaha,” kata Pjs, Kepala Desa (Kades) Pelem, Tjondro Lukito kepada Suarabanyuurip.com.
Alasannya, sebagian dari pemuda juga terlibat di proyek konstruksi di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Bojonegoro. Dari sisi pengalaman mereka sudah siap untuk dilibatkan jika proyek J-TB dimulai nanti.
“Warga sini banyak juga yang ikut kerja di Gayam,” tuturnya.
Disarankan, untuk membantu menciptakan jiwa wirausaha, dapat diupayakan melalui program Corporate Social Responbility (CSR) dari PEPC. Banyak potensi di Desa Pelem yang bisa dikembangkan. Diantaranya, pelepah pisang.
Saat ini, belum ada pelatihan tenaga kerja atau wirausaha di Desa Pelem dari operator J-TB. Tingkat pendidikan sebagian besar pemuda Pelem rata – rata masih setara SMA atau SMA.
“Kalau pelatihan bidang usaha kelihatannya belum pernah ada,” tandasnya.
“Saya tidak hafal persis berapa jumlah pemudanya, namun jumlahnya cukup banyak,” imbuhnya. (Roz).