Aktivitas Pasar Kambing Tuban Lesu

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Menjelang Idul Adha pada 24 September 2015 mendatang, aktivitas penjualan Kambing jantan di Kabupaten Tuban, Jawa-Timur, cenderung lesu.

Sepinya aktivitas jual beli Kambing jantan, berpengaruh pada kenaikan harga. Pada Minggu-minggu sebelumnya, harga Kambing jantan sempat mengalami kenaikan sampai 300 ribu rupiah. Minggu ini, harga cenderung stagnan, karena pengaruh pasar.

“Minggu ini kondisi pasar justru sepi, hargapun tidak mengalami peningkatan lagi,” jelas salah satu pedagang, Sahid, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (10/09/2015).

Fenomena ini, cenderung berbeda dengan kondisi pasar pada tahun sebelumnya. Meningkatnya aktivitas jual beli Kambing, saat itu justru bisa dirasakan tiga Minggu sebelum pelaksanaan hari Raya Kurban.

“Ini kurang 2 Minggu lagi pasar masih sepi. Memang  harga naik, tapi tidak signifikan,” kata Sahid.

Di pasar Kambing Tuban, nyaris belum ada pembeli. Pasar masih didominasi sesama pedagang dan peternak, juga maklar yang mencari Kambing untuk dijualkan kembali.

“Semoga Minggu depan sudah banyak pembeli, sehingga harga Kambing jantan bisa tertolong,” kata Pakis, pedagang lain di pasar setempat.

Baca Juga :   Omset Penjual Pakan Burung Sekitar Banyuurip Turun

Harga Kambing ukuran besar siap kurban, sekarang berkisar 2.700.000 rupiah, dimana pada tahun sebelumnya bisa mencapai angka 3.500.000 rupiah. Begitupun juga dengan kambing ukuran sedang masih berkutat di harga paling mahal 2.500.000 rupiah yang semestinya bisa mencapai harga 2.700.000.

“Kalau Kambing ukuran kecil siap kurban ada yang 1,5 juta rupiah. Padahal, semestinya adalah 1,8 juta rupiah,” terang Pakis.

“Kalau untuk kambing betina sangat murah dan nyaris tidak ada harganya,” tandas Pakis. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *