Janji Percepat Proyek Nasional di Bojonegoro

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Kunjungan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini Soemarno, ke Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (11/9/2015), diharapkan dapat menggairahkan iklim investasi di Bojonegoro.

Bahkan mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Gotong-royong itu berjanji akan membantu proses investasi yang berkaitan dengan percepatan proyek nasional di wilayah Bojonegoro.

“Nanti di Jakarta akan dibicarakan dengan beberapa menteri terkait pembangunan apa saja yang masih pending,” ujar Rini Soemarno saat di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro, Jumat (11/9/2015).

Sejumlah proyek nasional di Kabupaten Bojonegoro yang akan dibantu dalam proses percepatan di antaranya proyek unitisasi Lapangan gas Jambaran – Tiung Biru (JT-B), pembangunan pipa gas jawa (PPGJ), Pupuk Kujang Cikampek (PKC) yang masih terkendala soal harga gas dan percepatan pembangunan powerplant Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Semoga bisa memulai secepatnya,” ucap wanita Kelahirahan Amerika Serikat itu.

Bojonegoro dinilai kabupaten yang memiliki pertumbuhan daerah yang begitu cepat. Diharapkan dengan adanya proyek nasional di wilayah ini akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :   SKK Migas Janjikan Regulasi Kerjasama dengan K3S

“Semoga Bojonegoro tambah maju,”imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Suyoto telah melayangkan surat resmi kepada Menteri BUMN untuk mendapatkankan dukungan percepatan pembangunan ekonomi di Bojonegoro. Dalam surat tersebut, dipaparkan bahwa Kabupaten Bojonegoro memiliki peluang besar untuk investasi berbasis migas, industri ikutan dan sektor non migas.

Sebagai tindaklanjut surat itu, Rini Soemarno melakukan kunjungan ke Bojonegoro. Dia di dampingi beberapa direktur perusahaan di antaranya Dirut Pabrik Pupuk Kujang, Pertamina EP Cepu, Kementerian Perhutani, Dirut BNI 46, Dirut Semen Indonesia dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Dalam kunjungannya di Bojonegoro, Rini Soemarno mengunjungi kantor ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Desa Talok, dan lokasi engineering, procurement and constructions (EPC) 1 dan 5 Banyuurip, Blok Cepu, di wilayah Kecamatan Gayam. Kemdian dilanjutkan ke kawasan agro wisata belimbing, di Desa Ringinrejo, Kecamatan Kalitidu.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *