Kandungan CO2 J-TB Capai 34 Persen

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Unitisasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (J-TB) yang dioperatori oleh Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) diperkirakan mengandung kandungan Gas CO2 sebanyak lebih dari 30 persen.

Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PEPC), Ardiansyah mengungkapkan, Lapangan Gas J-TB dapat mengeluarkan sedikitnya 34 persen CO2. Sisanya berupa sulvur.

“Paling sedikit 34 persen, belum sulvurnya,” kata dia kepada Suarabanyuurip.com belum lama ini.

Diakuinya kandungan cukup membahayakan, namun sudah di antisipasinya. Dalam pengelolaanya semua gas tersebut akan dipisahkan. Kemudian dikelola bersama PLN.

“Nanti semua Gas akan dipisahkan,” imbuhnya.

Dia mengungkapkan, Lapangan J-TB ditargetkan mulai produksi sebesar 227 juta kaki kubik gas per hari pada kuartal pertama 2019-2020. Sementara, produksi Gas J-TB rencananya akan digunakan untuk produksi pupuk kujang dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sejauh ini kesepakatan harga Gas antara operator dengan pihak Perusahaan Pupuk Kujang masih deadlock. Cadangan Gas yang ada diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan Gas dengan jangka waktu tahun 2019 hingga 2030.

Baca Juga :   PPSDM Migas Latih SDM Pertamina Melalui Pelatihan BPA dan BKJT

“Cadangan Gas yang ada di J-TB ada sekira 2 triliun kaki kubik, namun yang bisa terangkat sekitar 1,2 triliun kaki kubik,” ujarnya. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *