Serahkan Harga Lahan ke Dua Pihak

SuaraBanyuurip.com -Edy Purnomo

Tuban – Camat Singgahan, Eko Julianto, menyerahkan sepenuhnya kesepakatan harga lahan pembebasan Sumur Tapen II kepada Warga Desa Wanglu Wetan, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa-Timur, dan Pertamina Eksplorasi Produksi (Pertamina EP).

Saat ini, antara Pertamina EP dengan warga Desa Wanglu Wetan masih melakukan tarik ulur harga tanah. Tanah seluas 4,7 hektar ini rencananya akan dibuat sumur Tapen II yang akan di eksplorasi mulai tahun 2016 mendatang.

“Kita serahkan sepenuhnya kesepakatan harga lahan kepada ke dua belah pihak, yaitu warga dan Pertamina EP,” kata Eko Julianto dikonfirmasi melalui ponselnya, Senin (21/09/2015).

Eko menjelaskan, pihak kecamatan hanya sebagai mediator di negoisasi harga lahan. Pun pihaknya juga berharap antara Pertamina EP dan warga bisa mencapai satu kesepakatan bersama. Saling menguntungkan, dan tidak ada yang dirugikan.

“Terpenting ada kesepakatan dan suasana tetap kondusif di tahap negoisasi ini,” lanjut Eko.

Diketahui, saat ini Pertamina EP Asset IV field Cepu meningkatkan tawarannya dari harga Rp70 ribu menjadi Rp200 ribu. Tetapi warga masih bergeming dan meminta harga Rp400 ribu permeter, dengan asumsi uang tersebut bisa dipergunakan untuk membeli lahan pertanian yang baru.

Baca Juga :   Jalan Menuju Jambaran Rusak Parah

Tapen II, rencananya akan dieskplorasi di Desa Wanglu Wetan, Kecamatan Senori. Sementara Tapen I dan Tapen II, berada satu lokasi di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Tuban. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *