SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Warga Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digegerkan dengan isu teror bom sore ini, Kamis (23/09/2015).
Informasi yang dihimpun suarabanyuurip.com, kabar yang menggegerkan sejumlah warga diakibatkan adanya kiriman paket tanpa nama pengirim di rumah milik Wiji Utomo (63), tepatnya di Gang 1 Nomor 8E, Kelurahan Latsari, sekira pukul 11:30 siang tadi.
Kiriman paket tak dikenal itu mendadak ditaruh begitu saja di atas kursi yang berada di teras rumah setempat. Pemilik rumah lantas membiarkan saja paket tersebut dan menghubungi anaknya yang merupakan anggota polisi yang bertugas di Atambua, Papua.
“Pemilik rumah kemudian menelpon anaknya, dan ternyata anak merasa tidak mengirimkan paket ini,” kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arief Dharmawan, kepada suarabanyuurip.com di lokasi kejadian.
Karena anaknya tidak mengirim paket, dia lantas memindah paket tersebut di pojok halaman rumah. Kemudian menghubungi Polres Tuban karena meras curiga dengan paket tersebut.
“Kita kemudian datang dan mensterilkan kotak ini, sambil menunggu penjinak bom dari Brimob Bojonegoro,” kata Guruh.
“Paket ini dibungkus air mineral dengan bobot sekitar 3-4 kilogram,” lanjut Guruh.
Sampai berita ditulis pukul 18:34 WIB, warga masih berkerumun di sekitar lokasi. Tim penjinak bom dari Brimob Bojonegoro masih dalam perjalanan ke lokasi kejadian.(edp)