SuaraBanyuurip.com –Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Tuntutan massa Asosiasi Kontraktor Lokal Banyuurip Blok Bojonegoro (AKBUBB) sempat akan diputuskan pada tanggal 21 Oktober oleh ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Hanya saja hal itu dianggap terlalu lama oleh AKBUBB.
Koordinator Aksi, Parmo, menyebut, ada indikasi permainan dalam tender yang dilakukan EMCL.
“Terlalu lama kalau tanggal 21. Kalau begitu ada indikasi permainan dalam tender,” ujar Parmo, kepada suarabanyuurip.com disela orasi, Senin (28/9/2015).
Dia menjelaskan, saat ini masih dilakukan pertemuan di dalam Kantor EMCL The Residence di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa-Timur.
Setelah mendapat desakan, akhirnya EMCL menyanggupi akan memberikan jawaban pukul 13.00 WIB.
“Nanti jam 1 siang akan tahu hasilnya,” imbuh Parmo.
“Jika tidak ada jawaban maka besok kami akan datang dengan massa yang lebih besar lagi,” sambung Jaswadi, koordinator demo lainnya.
Seperti diketahui sekira 30 orang perwakilan yang tergabung dalam AKBUBB telah melakukan aksi protes ke operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Protes pertama dilakukan dengan berorasi di Fly Over Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, sekitar pukul 08.00 WIB.
Tak lama kemudian massa bertolak menuju ke kantor EMCL The Residence di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu. Mereka beorasi dan ingin bertemu dengan perwakilan EMCL. (Roz)