SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, menyatakan, selain PT Humpus yang akan mengaktifkan kembali kilang mini, juga dua perusahaan swasta yang bersedia melakukan joint ventur (jo) dengan BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk membangun kilang mini.
“Kuncinya adalah mendapatkan minyak mentahnya,” kata Suyoto di rumah dinas, Selasa (29/9/2015).
Diharapkan minyak mentah tersebut didapatkan dari pemerintah. Bupati Suyoto, juga telah berkoordinasi dengan operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Operator Jambaran-Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), dan SKK Migas untuk kepastian mendapat pasokan.
“Kita terus mendesak mereka, tapi belum tahu berapa alokasi minyak yang akan diberikan,” tukasnya.
Yang pasti, untuk kebutuhan kilang mini bagi perusahaan swasta bisa mencapai 20.000 barel, sementara PT Humpus 10.000 sampai 15.000 barel minyak mentah.
“Yang jelas, SKK Migas mendukung pembangunan kilang mini ini karena lebih efisien. Selain nilai tambahnya ada di Bojonegoro juga menghemat devisa jika tidak diekspor,” tandasnya. (Rien)