SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Rapat mingguan yang digelar oleh Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Bentukan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diharapkan benar-benar memberikan dampak positif bagi perkembangan industrialisasi minyak dan gas saat ini.
“Jadi, Pemkab harus tahu yang diudang dan tahu siapa yang diundang,” kata salah satu kontraktor lokal, Yuda Alamsyah.
Sehingga, pada saat memberi paparan oleh masing-masing Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) harus mendelegasikan orang yang tepat. Di satu sisi, Pemkab harus menguasai permasalahan terlebih dahulu.
“Misalnya progres di Jambaran Tiung Biru apa, bagaimana, permasalahan apa, outstandingnya apa,” tambahnya.
Masing-masing K3S yang memberikan paparan tiap rapat harus ada penilaian. Dan penilaian itu dibuat oleh Dinas ESDM sebagai leading sector tim konten lokal ini.
“Supaya bisa memantau dan membantu K3S dalam operasi kedepan,” tandasnya.
Bahkan, apabila dalam rapat ini mengundang semua K3S baik itu JOB P-PEJ, EMCL, PEPC, maupun Pertamina EP tidak akan efisien. Butuh konsentrasi kepada salah satu K3S tersebut untuk memantau dan menjabarkan progres report di lapangan.
“Kami berharap, rapat ini bermanfaat dan berfungsi sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (Rien)