Harga Tembakau di Bojonegoro Anjlok

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Petani tembakau di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur tahun ini merasa kedederan. Tidak seperti tahun sebelumnya yang mendapatkan keuntungan menjanjikan. Hal itu, akibat dari harga tembakau baik daun maupun rajangan yang terus mengalami anjlok per kilogramnya.

Salah satu perajang tembakau, Jiah, mengaku, baik petani maupun perajang tembakau tahun ini megalami susah, karena harga yang terus mengalami penurunan setiap kilogramnya. Jauh dibandingkan tahun lalu harga tembakau bisa dikata melambung setiap kilogramnya.

“Kalau tahun lalu, harga rajangan bisa nyampai Rp22 ribu per kilogramnya. Sekarang, harga per kilogramnya hanya dikisaran Rp12 ribu,” kata Jiah kepada suarabanyuurip.com, Senin (05/10/2015).

Meski harga anjlok, aktivitas merajang tembakau tetap dilakukan, karena usaha sebagai perajang sudah menjadi aktivitas yang ditekuni sejak lama. Harga daun yang dibeli dari petani senilai Rp1000 per kilogramnya. Proses merajang membutuhkan waktu selama tiga hari.

“Merajang tetap kami lakukan, selain sudah menjadi aktivitas setiap tahunnya. Tidak akan mungkin bisa bekerja lain, karena faktor usia yang sudah tua,” ungkap warga Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Bojonnegoro ini.

Baca Juga :   Malam Tahun Baru, Jalan Sepanjang Taman Seribu Lampu Cepu Ditutup Total

“Tiga hari sudah kering, dan sekaligus rajangan yang sudah kering ini dibeli bos saya dari Madura, Pak,” lanjutnya.

Dia menambahkan, tidak tau secara persis faktor apa yang menyebabkan harga tembakau tahun ini terus menurun. Apa karena yang menanam bertambah atau karena nilai rupiah menurun. Padahal, kualitas tembakau juga masih terlihat sama seperti tahun lalu. Bahkan, cenderung lebih baik tahun ini.

“Semoga tahun yang akan datang harga tembakau kembali melambung. Sehigga petani bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” sambung Hartono perajang lain. (Sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *