SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – PT KrisEnergy (Sakti) menyiapkan rencana pemboran sumur Mustika-1, di lepas pantai Jawa Tengah pada 1 November 2015 mendatang.
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Â Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyhar, menjelaskan, pemboran di sumur Mustika-1 ini direncanakan bisa mulai pada 1 November 2015 mendatang. Periode pemboran diperkirakan sekira 20 hari.
“Tetapi untuk kepastiannya masih menunggu kesiapan rig serta proses perijinan,†kata Ali Masyhar kepada Suarabanyuurip.com melalui surat elektronik, Kamis (08/10/2015).
Meskipun pemboran dilakukan di lepas pantai Jawa Tengah, tetapi hasil yang didapat kelak akan dialirkan melalui pipa Blok Bulu dan diterima di ORF yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Tujuan pemboran untuk mengetahui kandungan hidrokarbon dan kemungkinan akan memproduksi gas yang mana nantinya akan disalurkan melalui pipa Blok Bulu dan diterima ORF di Tuban,†jelas Ali Masyhar.
Sebelum melakukan pemboran ini, SKK Migas dan KrisEnergy sudah melakukan sosialisasi ke Pemprov Jawa Tengah dan dihadiri beberapa stakeholder pada Rabu (7/10/2015) kemarin. Sosialisasi ini dilakukan kembali usai melakukan seismik 2D seluas 1.202 km2 dan 3D seluas 401 km2 pada September 2014 lalu.
Secara khusus SKK Migas menyampaikan, forum ini merupakan bagian dari koordinasi untuk kepentingan usaha Hulu Migas, lantaran sosialisasi juga bagian SOP dari Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S).
SKK Migas dan pemerintah berharap, bantuan dari seluruh stakeholder di posisinya masing-masing untuk ikut menjaga ketahanan energi dalam negeri. Serta ikut menjaga supaya bisa berjalan dengan lancar.
“Kebutuhan Minyak dan Gas Bumi kita tidak sebanding dengan produksi yang didapat dari dalam negeri,†tandas Ali Masyhar. (Edp)