SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2015 mendatang menjadi diskusi sejumlah Stakeholder di kantor Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Tuban, Jawa Timur, Jumat (09/10/2015).
Panwaslih Kabupaten Tuban, dalam rapat kordinasi menyatakan, pihaknya menemukan sejumlah APK yang rusak dan hilang. Padahal APK ini dipasang beru genap satu bulan.
“Ada sekitar 30 sampai 40 APK yang mengalami kerusakan, dan ada juga yang hilang,†kata Ketua Panwaslih Kabupaten Tuban, Sullamul Hadi, kepada Suarabanyuurip.com.
Salah satu penyebab rusaknya APK, selain faktor alam juga karena pemasangan tidak standart dan ulah manusia. APK yang hilang dan rusak, rata-rata berada di wilayah sepi sehingga mudah dirusak ataupun dicuri.
“APK yang ada di tempat tidak strategis dan di lokasi sepi ini kita minta saja untuk direlokasi,†kata Hadi.
Menanggapi ini, Ketua KPU Tuban, Kasmuri, menyatakan, pemasangan APK dilakukan berdasarkan kordinasi yang dilakukan jajaran KPU dengan stakeholder. Apabila ditingkat kecamatan, Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) melakukan koordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) sebelum melakukan pemasangan.
“Begitu juga dengan pemasangan di tingkat Kabupaten dan tingkat desa, semua sudah dikoordinasikan terlebih dahulu dengan pemerintah setempat,†jelas Kasmuri.
KPU Tuban bisa melakukan pergantian APK yang rusak, ataupun melakukan relokasi setelah menerima laporan ataupun rekomendasi. Termasuk dari Panwaskab Tuban.
“Kita menunggu laporan atau rekomendasi termasuk dari Panwaskab. Kalau ada (laporan) yang masuk pasti akan kita tindak lanjuti,†kata Kasmuri. (Edp)