SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Warga Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berharap program Corporate Social Responsibelity (CSR) dari Pertamina bisa diwujudkan dalam bentuk pelatihan dan sertifikasi keahlian dibidang industrialisasi Migas. Sehingga warga bisa memiliki keahlian dan bisa ikut bekerja dalam proyek Migas nantinya.
“Dari CSR yang di kucurkan oleh Pertamina bisa bekerjasama dengan BLK (Balai latihan Kerja), untuk mendidik dan melatih pemuda yang nantinya bisa ikut sertifikasi keahlian dalam Industri Migas,†jelas Sarjono, Dosen Sekolah Tinggi Teknik Ronggolawe Cepu diacara diskusi tentang Migas di Pendapa Kecamatan Cepu, Jum’at (9/10/2015).
Menurutnya, saat ini sertifikasi paling dibutuhkan bagi pemuda yang ada di Cepu. “Sertifikasi Migas sangat penting dimiliki Pemuda usia kerja di Cepu,†kata dia.
Adanya CSR dari Pertamina, diharapkan bisa mengakomodir keinginan warga Cepu sebagai salah satu daerah terdampak. Khususnya, pemuda bisa mendapat pelatihan dan sertifikasi.
“Jadi yang dibutuhkan adalah skill. Yang bisa diberikan melalui pelatihan industri Migas, khususnya melalui CSR,†sambung Eko, tokoh Pemuda Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu.
Terpisah, Public Goverment Relation and CSR Staff Pertamina Asset 4 Field Cepu, Aulia Arbiani, menjelaskan, Skala prioritas yang menjadi perhatian Pertamina berdasarkan Pilar CSR.
“Pilar CSR pertamina terdiri dari bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, infrastruktur dan ekonomi,” katanya melalui pesan singkat kepada suarabanyuurip.com. (Ams)