Aktivis Tantang Zadit Sumpah Pocong

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Aktivis dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kresna, menantang calon dari jalur perseorangan yang akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tuban, Jawa Timur mendatang melakukan sumpah pocong.

LSM Kresna, meminta kepada Pasangan Calon (Paslon) nomer 2,  Zakki Mahbub dan Dwi Susiatin Budiarti (ZADIT), membuktikan validitas penggalangan dukungan yang dipergunakan sebagai bekal maju di Pilkada 9 Desember 2015 mendatang.

“Saya meminta kepada Zadit untuk berani sumpah pocong di Makam Sunan Bejagung (makam salah satu tokoh Islam di Tuban), dan saya juga siap melakukan sumpah pocong,” kata Ketua LSM Kresna, Imam Syafii, ketika di Kantor Panwaskab Tuban.

Dia sendiri menduga, dukungan warga yang digalang Paslon Zadit banyak yang tidak valid dan banyak dilakukan manipulasi. Dukungan berupa KTP yang diperoleh Zadit, dianggap bukan dia sendiri yang mengumpulkan, tetapi awalnya justru dikumpulkan oleh Fathul Huda (Incumbent) supaya bisa maju kembali.

KTP yang dikumpulkan masyarakat, kata Imam, justru akan dipergunakan untuk mendukung pasangan incumben. Tetapi justru dipergunakan oleh Zadit.

Baca Juga :   Penerima Bansos Masih Diverifikasi, DPRD : Kami Akan Panggil Bagian Kesra

“Saya yakin 90 persen dukungan itu tidak valid, ini yang menyebabkan saya meminta untuk melakukan sumpah pocong,” jelasnya.

Sampai berita ini ditulis, Ketua Timses Zadit, Mastain, belum memberikan klarifikasi. Pesan singkat yang dikirimkan ke ponselnya belum mendapatkan jawaban.

LSM Kresna tidak hanya menyoroti dukungan Zadit. Sebelumnya LSM Kresna juga menanyakan keabsahan ijazah milik Fathul Huda (Incumben) dan melaporkannya ke Polda Jatim. (Edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *