SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Katur, mengaku, sudah mengetahui rencana pendirian PT. Pupuk Kujang Cikampek (PKC) disekitar wilayah Desa Katur, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kepala Desa (Kades) Katur, Sukono, mengatakan, dengan adanya PKC secara otomatis akan membuka peluang kerja baru. Sehingga dia berharap perusahaan harus tetap memperhatikan masyarakat lokal agar dapat terlibat secara maksimal.
“Tentunya keterlibatan warga lokal harus dimaksimalkan,” kata Sukono kepada Suarabanyuurip.com.
Dia berharap keberadaan PKC dapat menjadi solusi atas adanya potensi pengangguran jelang produksi puncak di lapangan Banyuurip, Blok Cepu.
Selain PKC, proyek Unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) juga diharapkan nantinya menjadi solusi atas potensi pengangguran.
“Makanya pupuk kujang dan J-TB kita harapkan jadi alternatif paska proyek di Gayam,” imbuhnya.
Mengenai proses pembebasan lahan untuk PKC yang ada di Desa Katur. Dia menyatakan, masih sedang proses verifikasi lahan. Berapa jumlah warga yang terkena pembebasan lahan, dia belum bisa memastikan.
“Masih belum,” ujarnya.
Sebelumnya Direktur Utama (Dirut) Pupuk Kujang, Bambang Cahyono menyebut jika pendirian PKC diproyeksikan dapat menyerap 2000 orang tenaga kerja. (Roz)