SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Krisis air bersih akibat musim kemarau menjadi momok bagi sejumlah desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dalam setiap tahunnya. Hal itu, terus mengundang keprihatinan berbagai pihak.
Kali ini kepedulian itu ditunjukkan oleh operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk melakukan dropping air bersih di desa sekitar wilayah kerjanya yang mengalami kekeringan, Selasa (13/10/2015).
Humas PEPC, Pandu Subiyanto, megatakan, ada sekira delapan desa yang menjadi sasaran dropping air bersih. Delapan desa itu adalah, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Desa Kuniran, Pelem, Tlatah, Donan, Kecamatan Purwosari, dan Desa Kalisumber, Bakalan, Gamongan, Kecamatan Tambakrejo.
“Kami mengirimkan sebanyak 50 unit truk tanki air bersih dengan kapasitas 5000 liter untuk tujuh desa tersebut,” kata Pandu Subiyanto kepada suarabanyuurip.com, melalui BlackBerry Messenger, selasa (13/10/2015).
Dia menambahkan, pengiriman air bersih yang dilakukan juga langsung diterimakan kepada Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing untuk diberikan masyarakatnya yang kesulitan air bersih.
“Seperti di Desa Bandungrejo kami terimakan langsung Pak Kepala Desa, Sapani, dan Pak Kasun Bandung, Wanuri,” pungkasnya. (Sam)