Warga Keluhkan KWH 220 Tak Terpenuhi

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Warga desa sekitar Lapangan Migas Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur mengeluhkan tidak terpenuhinya target KWH Listrik 220 dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) kepada konsumen.

“Dari target KWH 220 tidak terpenuhi, karena hanya nyampai 180,” kata warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Hariono, kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (17/10/2015),

Dia menjelaskan, diketahui tidak terpenuhinya KWH 220, setelah dilakukan pengetesan dengan alat mesin yang kekuatan standart tidak melebihi target yang ditentukannya. Akibat tidak terpenuhinya terget tersebut juga membuat aktifitas seperti masak maupun yang lainnya terganggu, dan hasilnya tidak maksimal.

“Saya tes dengan alat yang kekuatannya standart meteran listrik langsung njeglek. Masalah ini juga sudah saya sampaikan kepada petugas PLN, tapi hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya sama sakeli,” jelas warga desa ring satu Banyuurip ini.

Ditambahkan, jika permasalahnya dari daya kurang maka konsumen bisa menambah menaikan dayanya. Semisal, dari 450 watt dinaikan menjadi 900 watt.

Baca Juga :   Supir Ngantuk Truk Terguling di Jalur Pantura

“Tapi ini tidak, karena faktornya KWH 220 tidak terpenuhi. Berarti kan tanggung jawab PLN. Kami ini usaha kateringan untuk naker proyek kalau tidak segera dimaksimalkan saya kan rugi kalau terganggu,” tukasnya.

“Kadang kalau dibuat masak meteran tidak kuat, dan langsung njeglek. Padahal kekuatanya masih dibawah 450 watt. Misal, dari meteran 450 watt digunakan 300 watt saja sudah tidak kuat, tapi masalahnya apa saya tidak tau, Mas,” sambung Eko konsumen lain. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *