SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – PT Masa, pabrik pengolahan batu di Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, digeruduk puluhan warga siang ini, Rabu (21/10/2015).
Warga melakukan aksi demonstrasi dengan melakukan pemblokiran pintu gerbang pabrik. Kemudian bergantian melakukan orasi dan menempelkan sejumlah spanduk dan poster tuntutan di pintu masuk.
Bahkan warga sempat membakar ban di pintu masuk, lantaran kesal menunggu perwakilan mereka melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan. Beruntung petugas keamanan yang melakukan penjagaan dengan sigap memadamkan api, karena takut membahayakan.
Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com, warga menggelar aksi demo sebagai solidaritas dan lantaran kesal dengan sikap perusahaan yang dinilai memberhentikan sekitar 15 warga secara sepihak.
“Ada 15 warga yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan,” kata salah satu warga, Tarno, ketika mengikuti aksi unjuk rasa.
Selain itu, warga juga kesal lantaran PT Masa belum pernah memberikan kompensasi kepada warga sekitar sejak berdiri 3 tahun lalu. Mereka meminta agar perusahaan bisa membuatkan tandon air bersih untuk kepentingan warga.
“Perusahaan ini mengganggu lingkungan sekitar, tetapi tidak pernah memberikan kompensasi. Kita minta agar dibuatkan tandon air bersih agar bisa dimanfaatkan,” tambah Tarno.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari PT Masa terkai tuntutan warga yang melakukan aksi demonstrasi siang ini. (edp)