Katering Lokal Bisa Bersaing Secara Nasional

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Perusahaan katering lokal baik dari sekitar desa proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam atau dari Bojonegoro, Jawa Timur diharapkan mampu bersaing dengan perusahaan nasional.

PT. Tripatra Engineers and Constructor kontraktor pelaksana proyek EPC-1 Lapangan Banyuurip, sudah sejak lama memberikan pelatihan kepada pengusaha lokal.

“Di awal proyek, kami sudah memberikan pelatihan sekira 25 perusahaan katering lokal, baik yang ada di Gayam maupun di Bojonegoro,” ujar Communications Specialist Tripatra, Fajar Shodik dalam keterangan tertulisnya kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (22/10/2015).

Tidak berhenti dipelatihan saja, sebagai tindak lanjut, kata Sodiq, Tripatra secara rutin juga melakukan kunjungan ke dapur milik para pengusaha katering. Hal itu dilakukan untuk memberikan pembinaan, terutama menyangkut kebersihan dan kesehatan makanan.

Shodik, menjelaskan, saat berkunjung ke Perusahaan Katering, area yang selalu menjadi perhatian tim pendampingan Tripatra antara lain dapur, tempat mencuci peralatan, tempat penyimpanan bahan makanan, serta area pengemasan makanan.

Area tersebut, menurut Shodik, kadang diabaikan oleh para pengusaha katering, karena tidak banyak dilihat orang. Pembinaan yang dilakukan oleh Tripatra, dimaksudkan agar katering-katering yang sudah mendapatkan training dan pembinaan rutin, mampu bersaing dengan catering-katering nasional.

Baca Juga :   PEPC bersama Lima 2B Serah Terimakan Program Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Bandungrejo

“Kami sadar bahwa kami tidak akan selamanya di Bojonegoro. Kami berharap, setelah kami tidak berada disini, katering lokal bisa terus berkembang, dan mampu bersaing dengan perusahaan katering nasional, baik secara kualitas maupun kuantitas,” imbuhnya berharap.

Asisten Manajer Catering hotel MCM, Wijaya, mengapresiasi upaya yang dilakukan Tripatra. Menurut Wijaya, dengan inspeksi rutin, pengusaha katering lokal mendapatkan banyak pelajaran mengenai cara-cara penyajian makanan, sesuai dengan standar nasional maupun internasional.

‘’Adanya Inspeksi rutin ini menurut kami semakin memacu diri untuk terus berbenah. Jika sebelumnya masih ada kekurangan dalam hal penyajian, dengan kritik dan saran dari Tripatra, maka kami berusaha keras untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,’’ ungkapnya. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *