Polres Dalami Pencurian Gas Gassuma

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Polres Tuban, Jawa Timur, mengaku, akan melakukan penyelidikan lebih mendetail terkait dugaan kasus pencurian gas milik PT Gassuma Federal Indonesia (GFI) yang selama ini membeli gas alam dari Blok Tuban, yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ).

“Kita telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan kasus ini,” kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arief Darmawan, kepada Suarabanyuurip.com di kantornya, Jumat (23/10/2015).

Hasil penyelidikan, petugas membenarkan telah ada pencurian gas di PT Gassuma yang melibatkan belasan karyawan internal. Hanya saja sampai detik ini, petugas belum pernah menerima laporan dari perusahaan yang terkait.

“Sampai detik ini kita memang belum pernah menerima laporan kasus ini, perusahaan mengaku sudah melakukan upaya internal untuk menyelesaikan kasus ini,” kata Guruh.

Pun demikian, petugas mengaku tetap akan memperdalam penyelidikan kasus pencurian ini. Termasuk mengungkap apakah ada kerugian negara dengan adanya penjualan gas ilegal ini.

Selain penyelidikan, Polres Tuban juga akan memeriksa sejumlah saksi, dan juga meminta keterangan dan pendapat dari ahli di bidang ini.  

Baca Juga :   PEPC Masih Fokus Tuntaskan Konsultasi Publik

“Kita masih perlu mendalami ada kerugian negara apa tidak, kalau kami temukan ada kerugian negara dan pelanggaran pidana ya harus ditindak,” lanjut Guruh.

Sebelumnya, belasan karyawan PT GFI diketahui telah melakukan pencurian gas dengan modus menambah sekitar 2-3 ton Deliveri Order (DO) yang diisikan ke truck tangki. Kelebihan ini kemudian dijual belasan karyawan yang sudah diberhentikan ini dengan harga lebih murah ke konsumen. (Edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *