Musim Kemarau Berkah Bagi Tukang Becak

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Bagi sebagian warga, musim kemarau menjadi musibah. Tidak bagi tukang becak di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Justru, musim kemarau panjang setiap tahunnya menjadikan berkah tersendiri.

Melalui jasa pengiriman air bersih kepada warga yang membutuhkan mereka berhasil memperoleh hasil lebih banyak dibandingkan dengan menarik penumpang becak seperti biasanya.

Satu diantara penarik becak, Tarmijan (59), menuturkan, sudah sejak tiga bulan lalu berjualan air bersih kepada warga yang membutuhkannya. Khususnya untuk melayani permintaan warga yang berada di wilayah Kecamatan Blora.

“Setiap musim kemarau saya lebih memilih jualan air bersih daripada menarik becak, Mas,” kata Tarmijan kepada suarabanyuurip.com.

Dipilihnya menjual air, dan menanggalkan sementara aktifitas mengantarkan penumpang. Selain menurunnya penumpang juga karena hasil yang diperoleh lebih banyak menjual air.

“Menjual air sehari bisa mendapatkan uang Rp100.000. Sedangkan, menarik becak hanya mendapatkan Rp25.000 sehari. Itu belum kepotong untuk makan, minum, rokok dan lain sebagainya,” tuturnya.

“Dalam sehari bisa 10 kali sampai 15 kali jalan untuk mengantar air bersih ke rumah-rumah penduduk di sekitar Kota Blora,” kata dia.

Baca Juga :   Pemkab Tolak Keinginan GNP 33

Senada diakui, Sukarjo, bahwa pekerjaan musiman untuk melayani warga yang membutuhkan air bersih juga telah dilakukan dalam setiap tahunnya dimusim kemarau.

“Sekali mengantarkan enam jerigen air bersih, saya dihargai rata-rata Rp15.000,” akunya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Sri Rahayu, menyatakan, musim kemarau tahun ini diprediksi akan berjalan cukup lama. Oleh karena itu, menggandeng pemerintah maupun pihak-pihak lain tetap akan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih kepada warga yang sedang kesulitan air bersih.

“Saat ini di Blora masih ada 159 Desa/Kelurahan yang mengalami kekeringan. Kami berharap masyarakat bisa bersabar, dan instansi terkait maupun para dermawan diharapkan bisa ikut meringankan beban kekeringan yang melanda wilayah Blora yang sudah memprihatinkan ini dengan mendropping air bersih,” kata dia. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *