Bangunan Kafe Ancam Kerusakan Waduk

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Keberadaan bangunan Kafe di sempadan Waduk menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah. Hal itu, dikhawatirkan akan merusak Waduk yang menjadi sumber air bagi warga.

“Silahkan Pariwisata berkembang, tapi jangan merusak Waduk,” ujar Kepala Bidang PSDA Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Blora, Setiya Utama di sela-sela acara pelatihan desain partisipatif untuk GP3A/P3A daerah irigasi (DI) Tempuran, Selasa (27/10/2015).

Menurutnya, keberadaan waduk harus di uri-uri, dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup sesuai dengan peraturan yang berlaku. Waduk Tempuran mencakup 820 hektar persegi area pertanian.

Dia menghimbau, petani dapat berperan serta dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi primer dan sekender sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya yang disalurkan melalui P3A/GP3A.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tempuran, Sri Hartini, mengatakan, sejatinya bangunan tersebut adalah Kafe yang ada di sempadan Waduk Tempuran dan memiliki daya tarik bagi wisatawan.

“Kafe yang berada di sempadan Waduk Tempuran itu mempunyai daya tarik bagi wisatawan, sebab sambil menikmati kuliner bisa langsung melihat pemandangan Waduk,” ujarnya.

Baca Juga :   Segera Tunjuk BUMD PI Blok Tuban

Dari pantauan, kondisi air waduk Tempuran saat musim kemarau tahun ini terancam habis. Tinggal di lokasi tertentu yang airnya dimanfaatkan oleh warga dan PDAM. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *