SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Pelem, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur meminta kepada operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina EP Cepu (PEPC) tidak sekedar membebaskan lahan milik warga. Juga harus memperhatikan keterlibatan warga sekitar saat pengerjaan proyek dimulai.
Pjs Kepala Desa Pelem, Tjondro Lukito, meminta kepada PEPC agar betul-betul memperhatikan warga lokal dalam pengerjaan proyek nantinya.
“Utamanya adalah warga yang lahannya dibebaskan. Ini sangat perlu diperhatikan keterlibatannya,” kata Tjondro kepada suarabanyuurip.com.
Diprioritaskan bagi warga yang lahannya terkena pembebasan, tentunya sebagai bentuk saling adanya hubungan timbal balik yang baik. Sehingga, dalam pelaksanaannya nanti setidaknya juga dapat meredam terjadinya gejolak sosial warga.
“Artinya, kalau warga sudah merelakan lahannya dibebaskan untuk kepentingan proyek J-TB, wajarlah kalau PEPC juga memperhatikan mereka,” jelasnya.
“Sangat perlu diperhatikan keterlibatannya memang bagi warga yang lahannya dibebaskan. Tentunya, jangan berpatokan pada keahlihan yang bersertifikat terus. Faktor lainpun juga harus diperhatikan,” sambung Kasun Dolokgede, Kariono. (sam)