SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat di Desa Ngampel, Kecamatan kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap kepada operator lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), segera mencairkan dana program Corporate Social Responbility (CSR) tahun 2015.
“Kami sudah terlanjur menggunakan uang desa untuk menalangi program CSR,” kata tokoh masyarakat setempat, Pamuji, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (29/10/2015).
Meskipun pemerintah desa dan masyarakat tidak ada kesepakatan secara resmi dengan JOB P-PEJ, namun sistem seperti ini sudah sering dilakukan oleh pemerintah desa setempat.
“Desa nalangi dana untuk program CSR itu sudah sering dilakukan, karena kalau nunggu dari JOB P-PEJ pelaksanaannya lama,” tambahnya.
Program CSR yang dikerjakan menggunakan uang desa tersebut antara lain, bedah rumah, pelebaran paving, saluran air, gedung Polindes, dan perbaikan mushola.
“Kalau tidak dicairkan segera, terpaksa kami blokir jalan di Pad B nanti,” tegasnya.
Sementara itu, Filed Manager JOB P-PEJ, Junizar, menyampaikan, tidak memiliki wewenang untuk memastikan persetujuan pencairan dana CSR. Semua keputusan terkait CSR di manajemen Jakarta.Â
“Anda tahu sendiri di perusahaan manapun, dana CSR sangat sensitif. Jadi serupiahpun kewenangan langsung ada di pusat,” tukasnya. Â (rien)