Pimpinan BUMD Harus Dirombak

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Blora, mendapat sorotan dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora, Jawa Tengah. Pimpinan BUMD dituding tidak mempunyai kompetensi dibidang BUMD yang dipimpin.

“Semua pimpinan BUMD Blora harus diganti. Harus ada rombakan besar-besaran,” kata Ketua Komisi B DPRD Blora, Setiaji.

Menurutnya, jika ingin Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat maka harus ditata dengan baik. Salah satunya adalah menempatkan orang-orang yang berkompeten didalamnya.

“Tentunya yang paham dengan orientasi program,” ungkapnya kepada suarabanyuurip.com.

Dirinya menganggap, pemasukan yang diberikan kepada daerah sangat minim. Contohnya, keberadaan BUMD PT BPE. Lain itu, pihaknya juga terus menyoroti sumur tua.

“Secara umum pemasukan sangat kecil sekali. Makanya perlu ditata dengan baik,” kata Politisi Partai Gerindra dari Cepu ini.

“Kita punya sumur tua. Selama ini kemana,” tandasnya.

Seharusnya, kata dia, rakyat Blora tidak melarat dengan adanya sumur tua. Terkesan ada yang bermain-main di dalamnya.

“Saya menduga ada oknum pejabat yang memanfaatkannya,” tudingnya.

Direktur Utama PT BPE, Christian Prasetya, mengklaim, selama ini kinerjanya masih sesuai dengan aturan dari Pertamina.

Baca Juga :   Pertamina NRE Pasok Kebutuhan Listrik 570 MW di Kilang Tuban

“Nyatanya kita belum pernah mendapatkan peringatan dari Pertamina,” kata dia.

Namun pihaknya masih enggan menjelaskan, berapa besar produksi dari pengelolaan sumur tua tersebut dan berapa besar kontribusi yang diberikan kepada daerah. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *