Warga Pribumi Seakan Tersingkir

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Pertumbuhan jumlah  penduduk di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, semakin lama semakin meningkat. Hal itu, belum diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi, seiring banyaknya pendatang di Cepu. Sehingga, banyak pengusaha melirik kota Cepu untuk melakukan investasi di kota Minyak tersebut.

Terutama dibidang hunian. Terbukti, di Cepu banyak berdiri hotel dan perumahan. “Saat ini pun juga sedang berjalan beberpa  pembangunan hotel baru,” kata Camat Cepu, Mei Naryono, Selasa (3/11/2015).

Bahkan, lanjut dia, salah satu pengusaha asal Cepu yang sukses di luar kota berencana membangun hotel lagi. 

“Padahal, dirinya telah memiliki 3 hotel berbintang di Cepu,” ungkapnya.

Bukan hanya hotel yang mulai menjamur, rumah kost juga mulai menjamur. “Hampir semua laku,” tuturnya.

Melihat kondisi itu, kata Mei, banyak masyarakat yang tertarik bermalam dan bertempat tinggal di Cepu. Namun, banyaknya pembangunan hunian di Cepu, berbanding terbalik dengan kondisi warga Cepu.

“Ternyata masih banyak warga yang belum mempunyai tempat tinggal pribadi. Seakan warga pribumi tersingkir, dan tidak sedikit pula mereka kontrak rumah namun jauh dari kata layak,” katanya.

Baca Juga :   Kedatangan Jamaah Haji Tuban Dijadwalkan Besok

Dirinya berharap, pengusaha Cepu terketuk hatinya membangun rumah susun (Rusun) dengan sewa pantas. “Mengingat banyak peminat yang akan menempati Rusun sederhana sewa yang hampir selesai pembangunannya,” ungkapnya.

Pembangunan Rusun tersebut, untuk keseimbangan warga Cepu masih banyak yang belum memiliki tempat tinggal pribadi. “Saya yakin banyak yang berminat,” pungkasnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *