Petani Blok Nona Bersiap Turun Sawah

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Para petani di sekitar area Blok Nona di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mulai bersiap menggarap sawah seiring dengan datangnya musim hujan di wilayah mereka.

Sejak lima hari ini hujan telah turun di desa yang pernah dieskplorasi Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) beberapa waktu lalu. Meski tidak deras dan lama, datangnya hujan disambut penuh rasa syukur oleh petani setempat.

“Hujannya biasanya turun sore hari. Meski hujannya sebentar dan tidak lebat sudah menjadi tanda berakhirnya musim kemarau,” kata salah satu petani Desa Girik Tarmaji, Senin (9/11/2015).

Memasuki musim penghujan ini petani Desa Girik telah mulai bersiap-siap turun kesawah untuk menanam padi.

“Sudah membeli bibit padi. Untuk mulai tanamnya tinggal tunggu tingginya curah hujan,” tambah Sukri, petani lain.

Sukri, berharap hujan bisa turun normal sehingga petani bisa cepat turun ke sawah. Selama musim kemarau panjang banyak petani yang membiarkan sawahnya mangkrak tidak ditanami.

“Terakhir petani panen Jagung pada bulan Juni lalu. Setelah itu nganggur lama karena panjangnya musim kemarau,” jelasnya.

Baca Juga :   Tekan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Wabup Nurul Salurkan Bansos di Kecamatan Gayam

Petani di Desa Girik selama ini hanya mengandalkan hujan untuk dapat bercocok tanam, karena letak geografis desa berada di perbukitan. Selain menanam padi saat musim penghujan petani juga menanam jagung saat kemarau. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *