Hujan Turun Sumber Air Macet

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Bojonegoro – Hujan yang mengguyur sekitar lokasi sumur migas Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu di Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur beberapa hari ini membuat petani telah mulai menanam padi maupun Jagung, namun disisi lain membuat sebagian warga resah karena semakin tersumbatnya sumber air.

“Saya senang sudah turun hujan, karena bisa menanam padi rancah. Tapi saya juga susah mendapatkan air bersih akibat sumber air malah semakin macet,” kata Sarlan, warga Desa Ngesem kepada suarabanyuurip.com, Rabu (11/11/2015).

Dia mengaku, setiap awal masuki musim hujan belum turun secara normal dampaknya musti menyumbat sumber air. “Semoga saja hujannya segera turun terus secara normal. Agar, sumber air juga segera lancar,” ujarnya.

Dimungkinkan, tersumbatnya sunber air karena belum meresapnya air hujan kedalam tanah sesuai dengan kedalaman sumber sumur yang ada. Selain itu, sungai disekitar juga masih kering.

“Kami sudah tidak kaget lagi, Pak. Sudah biasa mengalami kondisi seperti ini dalam setiap tahunnya. Mudah-mudahan hujannya segera turun lagi. Sehingga warga kembali mudah untuk mendapatkan air,” sambung Parmin, warga Dusun Soko, Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem. (Win)

Baca Juga :   BPE dan KNPI Salurkan Air Bersih di Enam Kecamatan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *