SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Target pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah tahun 2016 mendatang, dianggap mengalami peningkatan tinggi. Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara gabungan Fraksi, Setiyaji, dalam pandangan umum Fraksi pada Rapat paripurna Ranperda tentang APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2016 di Pendapa pertemuan DPRD Blora, Jum’at (13/11/2015).
Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan menyusun langkah -langkah yang konkret dan pasti. Diantaranya, menghindari kebocoran-kebocoran pendapatan daerah. Serta menginformasikan secara terbuka tentang PAD yang diperoleh SKPD, agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan perolehan PAD.
“Pemerintah daerah juga harus melakukan optimalisasi pendapatan yang diperoleh sektor Migas dan Perhutani,” ungkapnya.
Dalam rangka memenuhi target peningkatan PAD, lanjut Setiaji, Retribusi pasar merupakan sumber PAD yang sangat potensial. “Untuk itu, diperlukan kegiatan study potensi pasar. Dan kami dari jajaran Dewan siap untuk dilibatkan,” ujar Setiyaji yang juga Ketua Komisi B ini.
Sementara itu, Pejabat Bupati Blora, Ihwan Sudrajat, dalam jawaban Bupati menuturkan, akan segera membangun sistem dalam peningkatan PAD.
“Langkah kita untuk peningkatan PAD, tentunya akan membangun sistem yang baik, dan kuat dulu,” kata dia.
Pihaknya juga mengaku, sepakat untuk melibatkan anggota dewan dalam study potensi pasar. “Kami sepakat dan akan melibatkan anggota dewan,” ungkapnya. (Ams)