Protes TKD Gayam Tanpa Penjagaan Ketat

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Protes warga Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang menuntut tukar guling tanah kas desa (TKD) setempat segera dituntaskan tahun ini tidak mendapat penjagaan ketat dari aparat keamanan, Senin (16/11/2015).

Padahal aksi itu dilakukan di tapak sumur (Well Pad) C Banyuurip, Blok Cepu, yang merupakan obyek vital nasional. Meski aksi hanya dilakukan beberapa orang, namun warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gayam untuk Penuntasan TKD itu dengan leluasa memasang banner yang berisi sejumlah tuntutan di pagar tapak sumur.

Hanya beberapa polisi berpakaian preman dan satu anggota Pos Ramil Gayam berseragam dinas tampak berada di lokasi. Sedangkan di dalam pagar terlihat tiga security.  

“Biasanya kalau protes seperti ini pasti banyak polisinya,” kata seorang warga setempat ketika berada di warung samping Balai Desa Gayam saat menyaksikan pemasangan banner.    

Setelah warga bubar, Camat Gayam, Hartono mendatangi lokasi. Mantan Camat Purwosari itu kemudian mengambil foto banner yang sudah terpasang dengan kamera handphone.

Baca Juga :   PJB Academy Belajar Penyimpanan dan Pengendalian Mutu BBM di PPSDM Migas

Sesaat kemudian, beberapa pejabat EMCL juga datang ke lokasi. Kemudian mereka bersama-sama menuju Kecamatan Gayam bersama aparat kepolisian dan anggota pos ramil.

Di antara tuntutan warga yang dituangkan di banner yakni tuntaskan tukar guling TKD Gayam akhir tahun ini juga, SKK Migas dan EMCL harus bertanggungjawab terhadap tukar guling TKD Gayam, segera umum hasil lelang TKD Gayam sesuai aturan yang berlaku, yang kami butuhkan lapangan sepakbola bukan janji-janji.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *