Sarankan EMCL Evaluasi Program Pemberdayaan

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Karang Taruna (Katar) “Pemuda Sakti” Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengkritisi program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL). Organisasi kepemudaan ini menilai program yang dilakukan kurang tepat sasaran.

“Jangan hanya datang lalu ambil foto, setelah itu kita ditinggal, kan tidak ada outputnya sama sekali,” kritik Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Karang Taruna “Pemuda Sakti” Desa Ngraho, Jaswadi dalam diskusi bersama perwakilan EMCL di sekretariat karang taruna setempat Rabu (18/11/2015).

Menurut Jaswadi, EMCL harus segera mengevaluasi agar program-program yang dijalankan sesuai harapan bersama. Sebelumnya, pemuda yang pernah aktif dilembaga bantuan hukum ini juga meminta agar pemuda dimaksimalkan dalam program penghijauan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Ngraho, Samat mendukung aspirasi yang dilontarkan karang taruna. Dia merasakan program yang dijalankan perlu dievaluasi. Samat mengaku LSM Mitra yang digandeng EMCL terkesan formalitas disaat melakukan pendampingan.

“Saya pernah didatangai oleh salah satu LSM mitra EMCL. Dia hanya sering mengajak diskusi tanpa disertai tindakan yang bisa sinergi dengan karang taruna,” ucapnya.

Baca Juga :   Wartawan Bojonegoro dan Tuban Dilatih Tentang Migas

Menanggapi kritikan tersebut, Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin mengatakan, pihaknya menyadari bahwa tak semua informasi mengenai program diketahuinya secara detail.

“Oleh karena itu, dengan diskusi ini kami ingin tahu masukan dari teman-teman dari Karang Taruna Desa Ngraho. Agar, kami bisa berbenah,” ungkapnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *