SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Insiden ambruknya tiang besi bagian atap pada proyek pembangunan Pasar Daerah Unit Kalitidu di Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menuai reaksi lembaga swadaya masyarakat (LSM) Kinerja Pengguna Anggaran dan Asset Negara (LKPAAN).
Sekretaris LKPAAN Bojonegoro, Â Lahir, mendesak agar insiden pembangunan Pasar Kalitidu diusut tuntas. Dimulai dari kualitas spesifikasi proyek dan sistem pengerjaanya.
“Dengan adanya insiden ini, berarti pengejaanya sudah jelas gak benar,” tudingnya, Selasa (24/11/2015).
Dia menduga kuat jika insiden ambruknya tiang besi di proyek Kalitidu akibat sistem pengerjaanya yang kurang maksimal. Apalagi pembangunan proyek tersebut bersumber dari APBN tahun 2015.
“Proyek yang didanai dari uang rakyat, jadi rakyat pun wajib untuk mengawasi,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, tiang proyek pembangunan pasar Kalitidu yang dikerjakan oleh kontraktor PT.Daya Patra Ngasem Raya telah ambruk. Insiden ini memakan dua korban pekerja hingga mengalami patah kaki. (roz)
Â