SuaraBanyuurip.com -Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Flaring di tapak sumur B, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu rencananya akan dihentikan sementara. Penghentian tersebut dalam upaya‎ tahapan start-up Central Processing Facility (CPF) Lapangan Banyuurip yang telah memasuki tahap akhir.
“Tahap pertama dalam kegiatan start up ini adalah menghentikan produksi dari Tapak Sumur B. Pada tahap ini flare sementara dari tapak sumur B berhenti dalam kurun waktu kurang lebih dua pekan,” kata‎ humas dan juru bicara, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Rexy Mawardijaya dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada suarabanyuurip.com, Rabu (25/11/2015) malam.
Tahap kedua, lanjut Rexy, adalah dengan memulai pengoperasian CPF. Pada tahap ini, flare sementara mungkin akan mati nyala. Hal itu dilakukan guna menstabilkan produksi.
Dia menegaskan, persiapan paling penting dalam upaya ini adalah memastikan proses berlangsung dengan aman.‎ Oleh karena itu, pihaknya telah mengapresiasi atas dukungan yang telah diberikan kepada EMCL.
“Kami ingin memastikan proses start-up ini terlaksana dengan aman dan efisien,” imbuhnya. (Roz)