SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Warga Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dihimbau untuk tidak panik menyusul adanya rencana pemadaman sementara gas suar bakar (Flare) di tapak sumur B Lapangan Banyuurip, Blok Cepu pada tengah malam nanti.
“Kami himbau warga jangan ada rasa kekhawatiran dengan adanya flare di WPB yang mati ini,” pesan Kepala Desa Gayam, Winto dalam akun twitternya @DesaGayam.
Pemadaman sementara flaring ini telah dipersiapkan dengan matang oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator migas Blok Cepu. Karena paling penting dalam upaya ini adalah memastikan proses berlangsung dengan aman.‎
“Kami ingin memastikan proses start-up ini terlaksana dengan aman dan efisien,” sambung Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya.
Penghentian sementara tersebut dalam upaya‎ tahapan start-up Central Processing Facility (CPF) Lapangan Banyuurip yang telah memasuki tahap akhir.
Untuk tahap pertama dalam kegiatan startup ini adalah menghentikan produksi dari Tapak Sumur B. Pada tahap ini flare sementara dari tapak sumur B berhenti dalam kurun waktu kurang lebih dua pekan.
“Tahap kedua adalah dengan memulai pengoperasian CPF. Pada tahap ini, flare sementara mungkin akan mati nyala. Hal itu dilakukan guna menstabilkan produksi,” pungkas Rexy. (roz)