SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sedikitnya 1.346 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 4 kecamatan mengikuti gelar simulasi pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tubam, Jawa Timur pada 9 Desember 2015 mendatang.
Upaya tersebut untuk mengukur kesiapan Satlinmas, menghadapi berbagai ancaman dan teror dari pihak yang berencana memboikot Pemilukada.
“Simulasi ini untuk mengukur kesiapan anggota Satlinmas,” kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain, saat ditemui di lapangan GOR Rangga Jaya Anoraga setempat, Jumat (27/11/2015).
Dalam simulasi tersebut angggota Satlinmas diuji kemampuannya untuk meredam aksi warga yang berusaha memprovokasi pemilih. Selain itu, mengantisipasi aksi penghadangan oknum terhadap pemilih yang ingin menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Setiap anggota Satlinmas juga dituntut untuk mahir beladiri, ketika ada aksi penculikan terhadap Panitia Pemungutan Suara (PPS), atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Kesiapan fisik dan mental harus ditingkatkan mulai tahapan sosialisasi, pencoblosan, penghitungan surat suara, sampai proses pengamanan Pemilukada berakhir.
“Banyak kerawanan yang dapat terjadi diluar dugaan,” jelasnya.
Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban telah memfokuskan kekuatan Satlinmas di lima titik, meliputi Kecamatan Jatirogo, Montong, Rengel, Tambakboyo, dan Kecamatan Tuban. Pemilihan titik tersebut sesuai dengan jumlah TPS, dan tingkat kerawanan pelanggaran Pemilukada.
Angggota yang terlibat dalam simulasi tersebut berasal dari Kecamatan Tuban sebanyak 338 personil, Palang 330 personil, Merakurak 262 personil, dan Kecamatan Semanding 416 personil.
“Sehingga totalnya ada 1.346 anggota yang dicek kesiapannya,” tambahnya.
Pihaknya berharap peran serta Satlinmas dapat optimal dalam menyukseskan Pemilukada serentak tanggal 9 Desember mendatang. Selain itu, menjalankan amanat dari Peraturan Kementrian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 10 tahun 2009 terkait, penugasan Satlinmas dalam penanganan ketentraman, ketertiban, dan keamanan penyelenggaraan Pemilukada. (Aim)