SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Puluhan pendukung Pasangan Calon (Paslon) Petahana, Fathul Huda, dan Noor Nahar Husain, berebut kaos yang dibagikan oleh tim kampanye. Aksi tersebut mewarnai kampanye akbar Paslon nomor 1 yang digelar di Lapangan GOR Rangga Jaya Anoraga, Sabtu (28/11/2015).
“Minimal satu kaos untuk satu pendukung,” kata salah seorang pendukung asal Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, Rasmuji (40), kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di lokasi kampanye.
Selain Rasmuji, masih banyak pendukung menyayangkan sikap panitia kampanye, karena tidak adil membagikan kaos. Padahal ratusan pendukung yang hadir rela bertahan di bawah terik matahari dengan diiringi hiburan.
“Kami tidak meminta apa-apa, cuma kaos sudah cukup,†imbuhnya.
Pihaknya menyadari dalam kampanye tidak diperbolehkan menggunakan politik uang. Penyebabnya akan memicu keributan, antar warga satu dengan lainnya ketika tidak menerima uang.
Selain itu sesuai aturan dalam kampanye, Paslon hanya diberikan kebebasan memberikan barang berupa kaos, gelas, ataupun barang lainnya yang nilainya tidak lebih dari Rp25 ribu.
Walaupun tidak mendapatkan kaos, namun besar harapan pemimpin Tuban 5 tahun kedepan lebih baik lagi. Tidak hanya sekedar aktif dalam kegiatan religi, tetapi lebih berpihak dan berupaya meringankan beban rakyat kecil.
“Kami minta bukti nyata, bukan sekedar janji,” tegasnya.
Sementara, Ketua tim pemenangan kampanye Paslon Petahana, Miyadi, berharap pelaksanaan kampanye terbuka dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilukada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.
Sebelumnya tim kampanye Petahana telah menggelar kampanye tertutup di 20 kecamatan. Kampanye tersebut dimulai sejak akhir bulan September, sampai bulan November 2015.
“Kampanye tertutup dilakukan setiap akhir pekan,” ujarnya.
Pihaknya optimis akan memenangkan jumlah suara dalam Pemilukada mendatang, penyebabnya pihaknya telah mengumpulkan angaran kampanye tidak sedikit.
“Paslon Petahana memiliki dana kampanye Rp959.970.000,” pungkasnya.
Kampanye terbuka yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh 10 Partai politik (Parpol) pendukungnya. 10 Parpol tersebut meliputi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gerindra, Demokrat, PDI Perjuangan, Nasdem, PAN, PKS, Hanura, PPP, dan Golkar. Semua Parpol tersebut mendukung penuh secara aklamasi. (Aim)