Proyek Pertagas Diprotes Warga

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pihak Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan telah mengundang PT Pertagas dan kontraktornya yang akan memulai proyek pembangunan pipa transmisi gas ruas Gresik-Semarang (Grasem) untuk melakukan koordinasi, namun belum ada tanggapan.

“Sampai saat ini, PT Pertagas belum menyelesaikan masalah pembebasan lahan dengan warga disepanjang jalur yang akan ditanami pipa,” kata Camat Baureno, Wardoyo, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (28/11/2015).

Proyek tersebut sebagian telah menggunakan lahan milik warga. Namun, sampai saat ini belum ada kesepakatan mengenai harga.  Sehingga, warga memprotes dan menghentikan sementara aktivitas proyek yang kini mulai berjalan.

“Ada beberapa desa yang akan dilalui diantaranya Desa Gunungsari dan Tulungagung,” tukasnya.

Wardoyo, menegaskan, akan terus menghubungi pihak PT Pertagas dan kontraktornya untuk rapat koordinasi sampai ada kesepakatan dengan warga.

“Jangan sampai terjadi konflik pada pengerjaan proyek negara tersebut,” ujarnya.

“Kami kesulitan mengundang mereka, tapi Kecamatan akan terus berupaya memfasilitasi,” pungkasnya.

Jaringan pipa ini menghubungkan jaringan pipa transmisi berkapasitas besar yang tersedia di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim). Sementara wilayah Bojonegoro yang akan ditanami pipa yakni dari Kecamatan Baureno sampai dengan Padangan. (Rien)

Baca Juga :   Pertamina Akuisisi Wilayah Kerja Bunga dan Peri Mahakam, Potensinya Capai 2.600 MMBOE

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *