Puting Beliung Terjang 215 Rumah

SuaraBanyuurip.com -Ali Imron

Tuban – Sedikitnya 215 rumah dari 5 Kecamatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, telah rusak akibat amuk puting beliung. Bencana tahunan tersebut hanya berlangsung dua hari terakhir pekan ini, Senin (30/11/2015).

“Sedikitnya ada 12 rumah dan satu Balai Desa Tambakrejo, Kecamatan Rengel yang rusak,” kata Kapolsek Rengel, AKP Musa Bakhtiar, kepada Suarabanyuurip.com saat mengecek sisa puing rumah yang ambruk.

Angin puting beliung yang terjadi sejak hari minggu (29/11/2015) sore, sekitar pukul 15.30 WIB lalu hanya berlangsung singkat. Kondisi tersebut lebih parah karena disertai hujan lebat.

“Paling parah dua rumah warga ambruk, beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, mengatakan, puting beliung yang terjadi di wilayah kerjanya akibat sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera dan Selat Karimata.

Selain itu, terjadi perubahan musim pancaroba yang mengakibatkan perlambatan kecepatan angin di Laut Jawa dan pesisir Pantai Sumatera.

“Tuban salah satu kabupaten yang terdampak bencana puting beliung,” tambahnya.

Baca Juga :   Peringati HUT ke 17, Ademos Gelar Halal Bihalal Bersama Mensesneg RI

Tercatat, selama dua hari terakhir ratusan rumah rusak di Kecamatan Rengel, Parengan, Bangilan, Senori, dan Kenduruan.

Kerusakan terparah di Kecamatan Senori hari sabtu (28/11/2015), terhitung di Desa Rayung ada 21 rumah rusak berat, dan 80 rumah rusak ringan. Sedangkan di Desa Sidoharjo ada 8 rumah rusak sedang, dan 83 rusak ringan.

Selain itu, 3 rumah rusak di Dusun Krajan, Desa Sokogunung, Kecamatan Kenduruan, 6 rumah di Kecamatan Bangilan, satu rumah di Kecamatan Parengan.

“Kerugian diprakirakan ratusan juta rupiah,” jelasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *