Tangkap Sembilan Pelajar Pelaku Pembunuhan

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskim) Polres Tuban berhasil mengamankan sembilan pelajar yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tidak terencana terhadap TP (15), pelajar asal Pondok Pesantren (Ponpes) Raudlatut Thalibin, Desa Tanggir, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Peristiwa tersebut terjadi hari Senin (30/11/2015) kemarin. Kejadian bermula dari kecurigaan pelaku terhadap korban yang diduga sebagai pencuri yang selama ini meresahkan pelajar di wilayah setempat.

“Korban diajak oleh sembilan temannya di area persawahan belakang Ponpes untuk diintrogasi,” kata Wakil Kepala Polres Tuban, Kompol Ali Mahfud, kepada Suarabanyurip.com saat Press Release di Mapolres setempat, Selasa (1/12/2015).

Namun upaya introgasi tersebut tidak menemukan solusi. Justru berakhir dengan aksi penganiayaan dan main hakim sendiri.

“Korban sampai tak sadarkan diri,” ujar Ali Mahfud.

Keesokan harinya sembilan tersangka yang saat ini duduk di kelas 1 Madrasah Aliyah (MA), asal Desa Klaten, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, itu berniat mengecek korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun korban sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :   Klinik Assalam Terancam Ditutup Satpol PP

“Korban diduga sudah meninggal setelah dianiaya temannya,” tambahnya.

Kemudian polisi melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti (BB). Dari hasil penyelidikan akhirnya polisi menetapkan sembilan pelajar sebagai tersangka.

“Tujuh tersangka masih dibawah umur,” tegas Ali Mahfud.

Ketujuh tersangka tersebut meliputi, N (17) asal Temanggung, M (15) asal Pati, R (15) asal Bojonegoro, MN (16) asal Temanggung, KJ (14) Tuban, SA (16) asal Jepara, dan AN (17) asal Bojonegoro.

Sedangkan, dua tersangka lainnya adalah F (18) asal provinsi Bandar Lampung dan AM (18) asal Rembang Jawa Tengah.

“Saat ini semua pelaku sudah diamankan di Polres Tuban,” tutupnya.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *