Security EPC-5 Mulai Disurplus

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Memasuki akhir pengerjaan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, pengurangan atau surplus tenaga kerja di sisa proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) ‎terus dilakukan.

Belum lama tersiar kabar jika proyek EPC-5 telah melakukan pengurangan tenaga kerja.

“Pengurangan per tanggal 1 Desember kemarin,” kata salah satu warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Joni Adriawan kepada Suarabanyuurip.com Kamis (3/12/2015).

Dia mengungkapkan pengurangan tenaga kerja dilakukan oleh salah satu sub kontraktor EPC-5 konsorsium Hutama Karya – Rekind, PT. Nawakara perusahaan yang menangani jasa security.‎ Dia menyebut sedikitnya terdapat 30 orang dari desa sekitar proyek telah di surplus.

“‎Tiap regu diambil 10 orang. Jadi Total Security 3 Regu disurplus 30 Orang‎,” paparnya.

Joni menambahkan, kebanyakan para sekurity tersebut berasal dari desa yang berada di wilayah Kecamatan Gayam. Para sekurity sudah ikut bekerja di proyek selama kurang lebih tiga tahun.

“Yang menjadi korban surplus kenapa harus warga ring 1 dulu, padahal masih banyak warga dari luar,” protesnya.

Baca Juga :   2017, KSO Sumur Tua Ditarget Produksi 1.500 BOPD

Humas kontraktor EPC – 5, Wandi Sendjaja saat berupaya dikonfirmasi mengenai hal ini belum memberi jawaban. (Roz).

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *