PT GCI Segera Tindak Lanjuti KW-73

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Kerjasama Operasi (KSO) PT Geo Cepu Indonesia (GCI) langsung terjun ke lapangan untuk memadamkan api yang membakar sumur KW 73 pada pukul 10.30 Wib, Selasa (8/12/2015).

“Api berhasil dipadamkan pukul 11.30 Wib menggunakan vacum truck milik GCI dan terbantu oleh air hujan,” kata VP Security and Risk Management Geo Corporation Limited, Tommy Nasution, melalui pesan pendeknya.

Dia mengungkapkan, dari hasil pemantauan di lapangan, kebakaran tersebut dikarenakan pada saat penambang sedang memompa crude oil dari cellar ke tempat penampungan atau bull menggunakan pompa alkon yang berbahan bakar bensin.

“Lalu keluar percikan api pada pompa alkon dan menyambar tumpahan minyak di lokasi sehingga terjadi kebakaran,” ujarnya.

Sementara itu, HR Manager GEO Corporation, Toni Harianto, mengatakan, sumur KW 73 merupakan wilayah yang dikerjasamakan dengan Pertamina EP Asset IV. Dan sumur tersebut, sudah pernah ditertibkan minggu lalu namun belum mendapat kesepakatan dengan penambang.

“Jadi, sumur itu masih dikuasai oleh mereka,” tukasnya.

Baca Juga :   Pembebasan Lahan Proyek J-TB Segera Dilakukan

Pihaknya menyatakan, belum mengetahui langkah selanjutnya yang akan diambil usai terjadi kebakaran ini. Karena, masih dalam pembahasan bersama.

“Ini kami mau rapat terkait itu,” pungkasnya.

Sementara, Legal and Relations Pertamina EP Asset IV, Sigit Dwi Aryono, mengatakan, sumur tua Kawengan (KW) 82, 73, 42, 05, 11, 02, 09, 89, 92, 07, 08, 93, dan 81 merupakan sumur-sumur yang dikerjasamakan dengan PT GCI.

“Sehingga, menjadi kewajiban KSO GCI untuk menertibkan dan mengamankan asset yang ada di wilayah kerjanya,” tandasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *