SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dikabarkan terjadi kebakaran hebat di lokasi penambangan minyak tradisional sumur tua pada titik sumur KW-73 di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (8/12/2015).
Salah satu penambang, Ali (28), mengungkapkan, sumur tersebut diketuai oleh Salim, asal Desa Ngujung, Kecamatan Malo, menjadi korban karena ikut terbakar.
“Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting dari mesin alcon penyedot minyak mentah,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com.
Sumur yang terbakar tersebut dikelola oleh Komunitas Masyarakat penambang 4 Desa yakni Kawengan, Banyurip, Wonocolo, dan Wonosari. Sementara penambang setempat berusaha memadamkannya dengan cara manual.
Kronologi kejadian diketahui saat penambang bernama Teguh warga Desa Kawengan menyedot minyak mentah dari penampungan (Sellar) di pindah ke tempat mobil bul.
“Dari mesin alcon penyedot minyak mengeluarkan minyak bersamaan dengan api, keadaan alcon masih hidup,” lanjutnya.
Sehingga, api menjalar ke penampungan minyak mengakibatkan terjadinya kebakaran. Namun, api kemudian padam dengan sendirinya sekira pukul 11 30 WIB siang tadi. Karena minyak ditempat penampungan habis terbakar.
“Dua mesin alcon dan minyak mentah 2 ton ikut terbakar,” tukasnya. (Rien)